Manfaat Analisa 5 Why’s ? dalam Continuous Improvement

by - Saturday, May 04, 2013


Sebelum membaca artikel tentang manfaat dan fungsi analisa 5 why's  ? marilah kita simak dulu lagu melankolis dari Yuni sarah terlebih dahulu.

“ Mengapa tidakkah kau maafkan ?

“ Mengapa kubertanya ?

“ Mengapa tiada maaf darimu ?

Sewaktu mendengar kata Mengapa ? ingatan saya langsung terhubung dengan  dua  peristiwa menarik, pertama sewaktu kuliah di Fisika Unair, Ada salah satu dosen saya, paling tidak suka kalau di tanyain dengan awalan MENGAPA ?


Alasannya, seorang Ilmuwan tidak berfokus untuk menanyakan mengapa? Hanya fokus dan menjelaskan terhadap pertanyaan Bagaimana ??
alasan kedua, keterbatasan pengetahuan manusia saat ini dibandingankan dengan luasnya pengetahuan adalah < 2 % artinya 92 % ( Dark Matter ) masih merupakan misteri Allah Swt..maka tidak mengherankan jika dalam Al Quran mengibarkatkan Luasnya Pengetahuan seperti jari yang diceluppkan kemudian tetesan kecil yang menetes itulah pengetahuan yang baru diketahui manusia.

Jadi sangat sulit untuk bisa menjelaskan pertanyaan MENGAPA segala sesuatu terjadi di alam semesta ini...dari kacamata sains. Namun saya tidak akan membahas lebih lanjut mengenai masalah kemisteriusan alam semesta kita lebih lanjut. 

Peristiwa kedua adalah sewaktu Quality meeting jika ada kejadian ketidaknormalan dalam proses, dan produk yang dihasilkan kata kata why ? why ? why ? why ? why ?  pasti terdengar, bedanya kalau dalam forum meeting seperti ini, justru kata tanya mengapa – mengapa atau ( 5 why’s Analysis ) harus sering ditanyakan, mengapa demikian  ? Lewat kata tanya MENGAPA inilah kita bisa mencari akar permasalahan (root cause) yang terjadi. Biasanya unutk memudahkan analisa 5 Why digunakan Fishbone Diagram, dari diagram tersebut bisa dideteksi apakah ketidaknormalan disebabkan oleh 4 M 1 E : MAN, MATERIAL, METHODE, MACHINE, ENVIRONMNET. 

Sebagai contoh penerapan metode ini adalah Masalah Mobil Kehabisan Bensin/Off. Kalau bensin Habis di tengah hutan belantara kan ndak lucu...hehe
1.       Mengapa (1) mesin Mobil off/ tidak jalan?
2.       Karena Bensin habis ? Mengapa (2) Bensin Habis ?
3.     Karena tidak mengecek kondisi Bensin mesin? Mengapa(3) tidak mengecek bensin ?
4.       Karena visual control di Spedometer rusak ? Mengapa (4) Spedometer rusak ?
5.   Karena tidak dilakukan pengecekan baut dan sistem spedometer? Mengapa (5) tidak melakukan pengecekan ?
6.       Karena Malas..

Lewat analisa 5 Why,,kita bisa tahu bahwa sifat malas kita bisa menyebabkan kita kehabisan bensin di tengah hutan..hehe.



Sebagaimana kita tahu bahwa dalam bidang Continuous Improvement ada banyak sekali Tools yang bisa kita gunakan untuk menyelesaikan permasalahan yang sedang kita hadapi seperti :

-    5 Why’s

-  Cause & Effect Matrix

- FMEA ( Failure mode and effects Analysis )

-  Control Chart

- Scatter Plot

- Correlation

- Hypothesis Testing...  Dll..

Untuk mengunakan alat tersebut juga harus disesuaikan dengan permintaan dan konidisi aktual dilapangan.Tidak boleh kita menggunakan kunci tang untuk mengencangkan mesin yang pakai kunci L apalagi kunci Inggris jadi harus PAS / sesuai. Sama seperti MENGAPANYA Yuni sarah yang gunda gulana kepada RA dalam lagu diawal tulisan ini..hehehe

Semoga bermanfaat

Bagaimana pendapat Anda ?

Salam

Aan Hunaifi

Email: aan2022ceo@gmail.com

You May Also Like

0 comments