Apa Itu Lean Six Sigma ?

by - Monday, February 13, 2012


Apa Itu Lean Six Sigma ? Bagaimana Perbedaanya ?


Saat ini saya sedang tertarik untuk mempelajari tentang Operational Exccellence, yang didalamnya terdapat banyak sekali tema dan bidangnya yang menarik, salah satunya adalah Lean Six Sigma.



Dalam tulisan singkat ini saya mencoba untuk mencoba menjelaskan sedikit tentanag Apa Itu Lean Six Sigma ?Bagaimana Konsep dasarnya ? apa yang membedakan ? Kedepan saya akan mencoba menulis dan sharing mengenai tema - tema Operational Exccellence. 

Kalau kita telaah sebenarnya metode atau konsep dari Lean Six Sigma bukanlah suatu yang baru, melainkan 
bisa dikatakan sebuah penyempurnaan baik dari sisi prespektif sekaligus prosesnya dalam melakukan pekerjaan. Lean Six Sigma adalah penyempurnaan dari metode-metode perbaikan yang lebih dulu lahir.

Apa yang membedakan anatara kedua konsep tersebut jika kita kaji dari sisi fokus, sasaran, dan metodenya. Kita akan bisa memahami bahwa Sasaran – sasaran dari six sigma cenderung relatif, yaitu meningkatkan kinerja proses yang berhubungan dengan Critical Customer Requirement. Dikatakan relatif karena kebutuhan pelanggan relatif terhadap perkembangan yang terjadi. Dengan Six Sigma kita diajak  untuk mendapatkan kepuasan pelanggan secara efektif.

Sedangkan sasaran dari Lean adalah absolut, seperti one piece flow, eliminating seven waste, dll. Lean mengajak kita untuk memenuhi permintaan pelanggan dengan efisien. Fokus dari Six Sigma adalah cacat (defect) dan peningkatan kualitas, sementara Lean lebih diasosiasikan pada pemborosan dan kecepatan.

Metode – Six Sigma mempunyai perencanaan yang matang, disertai metodologi DMAIC, sedangkan metode dari lean adalah gemba dan Take Action. Kalau kita mengamati dalam setiap proses disemua perusahaan,sebagai profesional kita dituntut oleh tiga hal yaitu:

1. Menjadi lebih responsif dan proaktif terhadap kebutuhan pelanggan dengan cepat dan tepat, 
2. Menjaga Kualitas yang tinggi pada produk atau pelanggan yang diterima oleh pelanggan atau service 
    excellent.
3. Beroperasi dengan sumber daya yang paling optimal

Atau dalam bahasa sederhananya jika kita mau menjalankan Lean Six sigma kita harus siap dan mau menjadi KUNTILANAK (Tekun,Teliti,Inisiatif, Analisa, Konsisten terhadap Kualitas dan Inovatif),hehe



Sumber: orielstat.com

Kombinasi Lean dan Six Sigma diharapkan mampu memenuhi ketiga tujuan di atas. Lean Six Sigma memberikan gambaran terperinci proses yang kita jalankan dalam value stream map, sehingga dari sana teridentifikasi proses yang bernilai tambah dan yang tidak. 

Value stream mapping juga memberikan gambaran di mana time trap (proses yang menghambat) terjadi. Dari sana proyek dapat diproritaskan. Apakah time trap terjadi karena banyaknya reject yang terjadi (dengan Six Sigma tools) atau dikarenakan downtime atau set-up yang lama (Lean Tools).

Perusahaan harus mampu meminimalkan cacat (defect) untuk mencapai kecepatan produksi yang maksimum, di lain sisi juga perlu melakukan sesuatu untuk menjaga kecepatan (Speed) tersebut untuk mencapai sigma level tertinggi. 

Jadi, penerapan prinsip dan tools dalam Lean dan Six Sigma mutlak diperlukan bagi  perusahaan atau organisasi dalam rangka menghadapi persaingan bisnis yang begitu cepat akhir akhir ini, disamping itu juga untuk mempercepat ROI dan tetap berada dalam posisi terdepan dalam daya saing industri perusahaan.

Bagaimana dengan pendapat anda ?
Semoga bermanfaat.

Salam,


Aan Hunaifi

You May Also Like

2 comments